Sabtu, 14 Mei 2011

akibat uklah manusia Laut banjir ikan teri

Bagi ikan besar seperti tuna dan cod, seabad terakhir bukanlah masa-masa yang menggembirakan. Populasi mereka menukik tajam akibat penangkapan yang berlebihan.

Menurut penelitian terbaru terhadap ekosistem kelautan di seluruh dunia, di saat yang sama, populasi ikan yang lebih kecil seperti sarden dan ikan teri melonjak hingga 130 persen.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhmK6Tjt5Ee16jizWJIizgljDHhTP-4GyJIRlh-canWV9EVftHihAnFKQV5rcvPqpjimJmy2jDXuN_4-IU955jjDhCGEbUSDXLH6qWwG3nvBny2cnibjTR26kT33Jbi3zKoL7VnZ53w9FjQ/s400/Paus+Bryde%2527s+1.jpg

Perubahan yang terjadi pada keseimbangan rantai makanan ini merupakan perubahan yang tidak sehat apalagi untuk jangka panjang.

Para peneliti menyatakan, salah satu cara untuk mengatasinya adalah perubahan pola konsumsi manusia, dari memakan ikan yang menjadi predator ke spesies lain yang ada di bagian bawah rantai makanan.

Sekelompok peneliti yang dipimpin Villy Christensen dari University of British Columbia, Kanada menganalisa sekitar 200 jaringan makanan di seluruh dunia. Menggunakan pemodelan, mereka menggambarkan ekosistem kelautan di berbagai periode waktu dari tahun 1880 sampai 2007.

http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/03/01/105927_ikan-teri_300_225.jpg

Seperti dikutip dari Sciencemag, Christensen dan timnya kemudian memperkirakan distribusi biomassa di dalam ekosistem, misalnya berapa ton jumlah tuna atau udang, lalu mengekstrapolasi untuk menghitung jumlahnya di seluruh samudera.

Hasilnya, meski pada saat ini peneliti belum bisa menentukan jumlah absolutnya, biomassa ikan berukuran besar telah menurun hingga dua pertiganya dalam 100 tahun terakhir. Dalam 40 tahun belakangan, biomassa mereka turun hingga 54 persen meski penurunannya tidak separah pada 2 dekade lalu.

Yang tidak mengherankan, ikan-ikan yang sebelumnya menjadi mangsa ikan-ikan besar mengalami peningkatan. Biomassa mereka meningkat hingga 0,85 persen per tahun. Dan selama abad terakhir, angkanya telah berlipat ganda.

“Samudera kini sudah sangat berbeda,” kata Christensen. “Di banyak tempat, ikan kecil ini masih menjadi makanan, namun di kawasan seperti barat daya Afrika dan tempat lain, pemangsa ikan-ikan kecil itu sudah tergantikan,” ucapnya.

Christensen menyebutkan, dengan memilih makan sarden, ikan teri dan sejenisnya dan tidak memakan ikan todak, misalnya, manusia bisa menyelamatkan populasi para predator utama di rantai makanan yang kini kian menyusut.

Perubahan pada biomassa laut ini, kata Michael Hirshfield, Chief Scientist of the Advocacy Group Oceana, Washington, sangatlah mengkhawatirkan.

“Populasi ikan kecil cenderung meledak dan kemudian rusak, membuat ekosistem menjadi tidak stabil. Apalagi jika predator yang ada di atasnya telah musnah,” ucapnya.

Sumber :
teknologi.vivanews.com

kreatifitas bocah 5 tahun yang mamou membiayai pengobatan kangkernya sendiri

Berkat kreativitasnya, seorang bocah 5 tahun berhasil membiayai sendiri pengobatan kanker yang dideritanya. Hanya dengan menjual lukisan monster khayalannya sendiri, ia tidak perlu menggantungkan diri pada belas kasihan para donatur.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVO0I83IzuKZbu1VuEv7TvXKlRSA7Jiae5Daoyejz-OeMuVI19coXVwdUjRFVobNKRZpYfjbFD9liaopuAiXlG0bokneeWL9_odHZ9uKV4_T6yjo10qTTRmem-5rObOgGifzHaNFQCSMM/s1600/aidan.JPG

Berawal pada 13 September 2010, bocah laki-laki bernama Aidan Reen ini didiagnosis mengidap acute lymphoblastic leukaemia yakni sejenis kanker ganas yang menyerang sumsum tulang belakang. Meski peluang kesembuhannya 90 persen, terapinya sangat sulit dan butuh biaya yang tidak sedikit.

Diagnosis itu langsung membuat orangtuanya, Katie dan Wiley Reed gelagapan karena keduanya hanyalah keluarga sederhana yang tinggal di Kansas City. Wiley yang berusia 31 tahun hanya bekerja sebagai teknisi onderdil pesawat terbang yang penghasilannya bisa dibilang pas-pasan.

Beruntung selama ini Aidan punya hobi menggambar dan bakat itu diketahui oleh Mandi Ostein, kakak perempuan Aidan. Mandi yang berusia 26 tahun lantas berpikir untuk memanfaatkan hobi Aidan agar tidak terlalu menggantungkan diri pada belas kasihan para donatur.

http://aidforaidan.files.wordpress.com/2010/09/aidan-a1.jpg

Akhirnya sejak saat itu, Aidan makin produktif menggambar dan hampir semua gambar yang ia lukis adalah gambar monster. Menurut pengakuannya sendiri, Aidan yang pemberani itu memang sejak dulu menyukai sosok-sosok yang seram dan menakutkan.

"Aku suka menggambar ksatria, badut-badut seram dan alien. Aku juga suka berpakaian seperti penjahat atau zombie. Jika aku besar nanti aku mau bikin boneka dan topeng-topeng seram," ungkap Aidan seperti dikutip dari Dailymail.

Awalnya Mandi memang hanya ingin mencari tambahan biaya pengobatan, namun siapa sangka hasil penjualan gambar buatan Aidan justru bisa menutup seluruh biaya pengobatan. Dari sekitar 3.000 gambar yang dijual, ia berhasil mengumpulkan US$ 30.000 atau kurang lebih Rp 257 juta.

"Kupikir kami hanya akan menjual sekitar 60 gambar, karena 60 adalah angka keberuntunganku. Tapi ternyata peminatnya sangat banyak dan kami berhasil menjual 2.460 gambar," ungkap Mandi yang juga menyebut bahwa pesanan gambar datang dari berbagai negara terutama Jepang, Italia dan Brazil.

http://1.bp.blogspot.com/_ZgSLGXAvJzY/TMUDvH8aIUI/AAAAAAAABWM/bq8zfo95FWI/s1600/Aid_for_Aidan.jpg.scaled1000.jpg


http://img2.allvoices.com/thumbs/event/609/480/66244372-monster-drawing.jpg 
http://www.babelation.com/sites/default/files/images/il_fullxfull.189888570.preview.jpg 
http://www.babelation.com/sites/default/files/images/aidan4.preview.jpg 


http://aidforaidan.files.wordpress.com/2010/09/untitled-5.jpg?w=640&h=293

Tidak hanya menghasilkan uang, hobi Aidan menggambar monster juga disebut-sebut sangat membantu proses pengobatan. Dengan menyalurkan kreativitasnya secara positif, Aidan sukses mengalihkan perhatiannya pada kanker ganas yang sedang menggerogoti tubuhnya.

Ketika kedua orangtuanya sangat prihatin hingga sering menangisi kondisi Aidan, bocah ini malah sibuk menggambar dan kadang-kadang malah heran kenapa dirinya ditangisi. Berkat keberaniannya tersebut, proses terapi berjalan tanpa hambatan dan kini kondisi Aidan sudah jauh lebih baik.

Sumber :
health.detik.com

anak kembar memiliki sidik jari yang sama tidak

Manusia di dunia diciptakan dengan sidik jari berbeda yang diciptakan khusus untuk tiap individu. Namun bagaimana dengan kembar identik?



Dalam penipuan identitas, mereka yang terlahir kembar identik bisa dengan mudah melakukannya. Didukung DNA yang sama serta ciri-ciri fisik yang mirip satu sama lain, kembar identik bisa dengan mudah menipu keluarga dan teman-temannya.

Namun untuk menipu alat identifikasi yang lebih canggih, seperti pengujian sidik jari, salinan karbon si kembar tak begitu cerdas. Hal ini dikarenakan, gen tak menceritakan seluruh permukaan korduroi yang menghiasi ujung jari manusia.

Sebaliknya, detil belokan, naikan, turunan, dan putaran yang menentukan sidik jari manusia dipengaruhi tegangan acak yang dirasakan saat masih berada dalam rahim.

Bahkan seperti dikutip sciencedaily, perbedaan sedikit pada panjang tali pusar bisa mengubah bentuk jejak kaki manusia. Sejauh ini, para pemecah kejahatan belum pernah menemukan dua sidik jari yang benar-benar kembar identik.

Sumber :
inilah.com

Jumat, 06 Mei 2011

spesies hewan yang sulit ditemukan

Hiu berjumbai



Hiu berjumbai adalah sebuah keanehan di dunia hewan. Sampai abad ke-19 para peneliti berpikir hewan ini sudah mati bersama dinosaurus. Namun, ini terbukti tidak benar, karena beberapa nelayan pernah menangkapnya dan juga beberapa penemuan bangkai makhluk ini.

Saola



Saola sejauh ini merupakan mamalia yang paling langka di Bumi. Makhluk ini adalah asli Vietnam dan Laos. Hewan ini tumbuh dengan tinggi sekitar 3 meter. Sekilas terlihat mirip dengan kambing.

Mamalia ini memiliki ekor kecil dan telinga panjang. Namun, hewan ini memiliki pola yang sangat berbeda dengan kambing. Ia memiliki bintik-bintik putih dan garis-garis pada wajahnya.

Kakapo



Kakapo adalah satu-satunya kakatua yang tak bisa terbang di planet ini. Sedangkan sepupu mereka melakukan perjalanan melalui udara, spesies ini memilih untuk berjalan kaki atau naik dari tempat satu ke tempat lainnya.

Burung ini dapat ditemukan di Selandia Baru dan sering disebut sebagai burung beo hantu. Makhluk ini mendapat julukan dari bentuk cakram bulu di sekitar mata. Burung beo ini juga ditetapkan sebagai burung beo terbesar dengan berat mencapai 8 kg.

sumber: danish56.blogspot.com

hindari makan didepan komputer

Menyimpan makanan di atas meja kerja, atau di laci meja, adalah hal biasa di kantor. Rata-rata perempuan melakukannya, untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu mengalami kelaparan saat sore hari.

Namun, jika ingin mengudap makanan, sebaiknya Anda membawa makanan tersebut ke kantin. Sebab, menurut penelitian baru dari University of Bristol, makan di depan komputer bisa membuat Anda mengonsumsi lebih banyak kalori.



Pada eksperimen yang dilakukan oleh tim peneliti, responden yang matanya terpaku di layar komputer saat sedang makan merasa tidak begitu kenyang dibandingkan dengan mereka yang berkonsentrasi pada makanannya.

Setengah jam setelah makan, kecenderungan para responden ini untuk ngemil dua kali lipat dibandingkan yang tidak makan di meja kerja.

"Hasil penelitian ini menambahkan bukti dari laboratorium kami bahwa kognisi, memori, dan perhatian secara khusus, memainkan peran dalam menentukan nafsu makan dan porsi makanan pada manusia," terang ketua tim peneliti, Dr Jeff Brunstrom.

Diperkirakan, perhatian yang tersita ke layar komputer saat sedang makan juga bisa meningkatkan asupan makanan kita sepanjang hari. Bila hal ini terjadi setiap hari, tentu akan memengaruhi pertambahan berat badan Anda.

http://www.kompas.com/data/photo/2010/04/19/2032333p.jpg

Dari berbagai penelitian sebelumnya juga telah terlihat bahwa stres di lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pola makan seseorang.

University of Leeds, misalnya, mendapati bahwa meskipun Anda makan lebih sedikit ketika sedang stres, Anda cenderung akan sering ngemil. Cemilan yang dipilih pun cenderung tinggi kandungan gula dan lemaknya.

Menurut penelitian medis, perempuan sebenarnya tidak sesering pria yang menikmati makan siangnya di meja kerja.

Meskipun begitu, pilihan makanan perempuan lebih banyak dipengaruhi oleh stres dan jam kerja yang panjang. Hal inilah yang membuat mereka lebih sering ngemil.

Sumber :
female.kompas.com

Kamis, 05 Mei 2011

ketika hatiku tersangkut

aku tak pernah memungkiri jika aku jatuh cinta  karna cinta itu anugrah , dan semoga cintaku bermanfaat dan bisa mendekatkanku pada yang memiliki cinta sesungguhnya Allah SWT, tanpa DIa aku tak kenal dgan nya, Dia yang menggerakan kaki ku untuk bertemu dengan nya dan kini aku mengenal nya karena ke Agungan cintaNya,,
tanks for ALLAH.

Jumat, 29 April 2011

bahagiaku bersama orang yang ku sayang hari ini,,,

Template by : kendhin x-template.blogspot.com